- One ness of God
- The equitable and well mannered mankind
- The unity of Indonesia
- Nationality under the control of state council of delibration’s wisdom
- Justice for whole of Indonesia
Senin, 05 Agustus 2013
Pancasila Bahasa Inggris
Dasa Dharma Pramuka Bahasa Inggris
Scout Character
A scout is
- Reverent to ward god
- Loving the nature and affective to his fellow man
- A Courteous and knigh patriot
- Obedient and keep on musyawarah
- Willing to help and firm
- Dilligent, skillful, and cheerful
- Thrifty accurate and simple
- Disipline brave and faithful
- Responsible and trust worthy
- Clean in thought word and action
Minggu, 21 Juli 2013
Tuhan dan Tukang Cukur
Seorang konsumen datang ke
tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”. “Kenapa kamu berkata begitu ?” timpal si konsumen. “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , di jalanan… untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit?, Adakah anak terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker- istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”
Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ?”. “Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur. ” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.
“Cocok!” kata si konsumen menyetujui. “Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA ! Tapi apa yang terjadi… orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”
Sumber : Inspirasipagi.blogspot.com
Al-ma'tsurat kecil
Tak ada kalimat yang terucap kecuali ayat ayatNya, yang
terlantun merdu dan syahdu. Semua anak sedang khusyu’ menyelami kitab suci yang
menyentuh hati. Dalam ketenangan ini, tiba tiba aku tersadar, 2 tahun sudah aku
mengukir sejarah di dinding dinding Darussalam, tapi ternyata ukiran itu
hanyalah ukiran debu yang akan hilang tertiup angin malam. Tak seperti Thomas
Edison yang terkenang sepanjang masa karena lampu pijarnya, ato Alexander
Graham Bell dengan pesawat teleponnya, tak ada yang istimewa dalam diriku.
Nikmat memang memandangi sebuah bukit tinggi yang penuh
dengan bunga warna warni, tapi jika kau buta, apalah yang bisa di nikmati. Aku
terlalu fokus dengan sesuatu yang tak pernah bisa kucapai bahkan
kusentuh,hingga ku mengabaikan semua hal indah di sekelilingku. Dan kini aku
baru saja tersiram air salju yang membelalakkan mataku.
Aku sudah sampai di tengah, tinggal 2 tahun lagi. Tapi apa
yang kudapat dari setengah perjalanan itu? Semua berlalu begitu saja di
depanku. Seperti orang buta yang berlalu melewati kebun bunga. Ya Allah, smua
orang begitu berharap padaku? Tapi apa yang kudapat? Apalagi ini adalah tahun
terakhir dimana aku bisa ikut berkecimpung dalam sebuah kompetisi. Ok. Tak ada
waktu tuk menyesalinya, sekarang saatnya melakukan, perubahan ya perubahan,
itulah yang harus kulakukan. Dan memanfaatkan secuil kesempatan.
**************
Waktu pun berlalu, DG gagal, KMI prima, hanya sampai semi
final. Hifdzunnusus, ah aku tak terlalu berharap pada yang satu ini. Karna aku
tahu aku lemah dalam hafalan, apalagi dalam waktu singkat dan materi segudang. Dan
HASILNYA NOL,..!! Tak apa, karna aku masih punya rencana B..!!
Jika aku tak dapat membahagiakan orang tuaku di dunia, maka
aku ingin membahagiakannya di akhirat. Aku ingin lebih dekat denganNya. Aku
ingin seperti Uwais Al-Qarni, sosok yang biasa saja di bumi tapi begitu
terkenal di masyarakat langit. Aku pernah membacanya di sebuah majalah yang
tersungkur di depan rayon, diantara
sampah sampah kering, dan dibiarkan terbuka begitu saja. Ya, Aku ingin
sepertinya.
Aku juga pernah menemukan secarik kertas tak bertuan saat
menyapu teras rayon, yang kuingat dari secarik kertas itu adalah Hal-hal yang
susah untuk dilakukan : 1. Menjaga wudlu ...,...dst
Aku mengingat yang satu ini karna memiliki urutan teratas
dan mengingatkanku pada sebuah cerita guruku. Guruku pernah bilang, dulu di
Darussalam beliau pernah punya murid yang selalu menjaga wudlu.nya, setiap kali
batal pasti dia wudlu lagi. Dia selalu dalam keadaan suci. Hmmm aku ingin
seperti dia
Aku juga pernah denger kalau orang yang hafidz qur’an bole
masuk surga dengan membawa 6 orang yang di kehendakinya. Yah,. Semoga saja
bisa. Meskipun aku tahu ini tak semudah membalikkan telapak tangan.
Ukhti lia juga pernah bilang ke aku, “Anti tu skali kali
mbok ya baca ma’tsurat gitu lo,..”
Semua kulakukan, meningkatkan kwalitas iman. Meningkatkan shalat shalat sunah, dari tahajut sampai dhuha, mengahafal Al-qur’an, membaca
ma’tsurat tiap pagi sebelum lonceng menggelegar bumi. Saat aku takut, saat aku
merasa pagiku berantakan, saat perasaanku tak enak, ku baca ma’tsurat ini,
Alhamdulillah hatiku tenang, makin lama makin nempel ajj, kemana mana pasti ku
bawa.
Dan akhirnya aku paham maksudnya. Ya aku paham. Ma’tsurat
ini pemberian dari wali kelasku, usth.Asri Amanah. Di cover ini ada garis garis
yang biasanya dibawahnya ada sederetan angka yang merupakan kode struck
sehingga dapat di ketahui harganya, namun di cover ma’tsurat ini bukan
sederetan angka, tapi justru nama kita. Awalnya ku kira“Ah, paling Cuma cari kreativitas
baru dalam pemberian nama pada sebuah barang,” pikirku dulu yang begitu
dangkal,.Tapi ternyata sekarang aku paham ada maksud lain yang terkandung di
dalamnya. Di situ sederetan angka yang menunjukkan harga di ganti dengan
namamu, berarti harga ma’tsurat itu bukan bergantung pada kode kode angka lagi,
melainkan bergantung pada dirimu. Seberapa sering kamu membacanya, semakin
sering maka akan semakin berarti dan berharga bagimu, ini bukan soal materi
tapi hati. Semakin sering di baca, semakin bayak pahala, begitu juga
sebaliknya.
Tunggu,... bukankah barang seperti ini juga termasuk amal
jariyah? Suatu amalan yang akan terus mengalir . Jadi setiap aku membacanya,
orang yang memberi ini juga akan mendapat pahala. Ya, sekarang aku paham,..
Suatu hari, mudabbirohku nanya, “eh ada yang punya ma’tsurat
gk?”
“oh iya ada. Limadza ukh,.?”
“asta’ir ya,.?”
“iya, ini,.” Jawabku penuh antusias dengan sepoles senyuman.
Eeeee, setelah itu aku gak pernah lagi bisa menyentuh
ma’tsurat itu, pernah aku tanyain tapi dia selalu menjawab dengan seribu
alasan,hupht,. Mana waktu itu uda gak ada lagi di MM.
Huaaaaa,,. Pengen nangis, tapi ku kira itu hanyalah hal
bodoh, bahkan lebih bodoh dari mengubah tongkat menjadi ular berkepala kuda.
Tapi setelah waktu yang cukup lama, aku menemukan
ma’tsurat baru, tapi rasanya beda, tak seperti yang dulu, tak ada garis garis
dengan namaku,. Ini beda,.. Ya Allah kenapa Engkau selalu mengambil sesuatu
yang berarti bagiku,.? Inikah ujianmu, tuk meningkatkan kwalitas imanku?,.Jumat, 25 Januari 2013
Mesin Waktu
Oke dengan deretan rumus yang memenuhi tembok laboratoriumnya yang penuh dengan diagnosa-diagnosa rumit, dia pun berhasil menciptakan sebuah mesin waktu yang bisa memindahkan suatu benda kemasa lalu dengan mengubahnya menjadi partikel-partikel kecil dan menyusun partikel-partikel itu kembali, saat tiba ditempat tujuan, kecepatannya pun sama dengan kecepatan laju cahaya. wow,..!!
Disini dia benar-benar bisa kembali kemasa lalu, melihat Celin, nge-date bareng. dia pun menghindar dari perbuatan dan tempat yang pernah membuat mereka berdua bertemu dengan seorang penjahat, yang akhirnya membunuh Celin. Benar, dia bisa berkali-kali bahkan sampai ribuan kali pergi ke masa lalu, nge-date dengan cara yang berbeda, tapi disitu dia juga berkali-kali melihat celin mati dengan cara yang berbeda pula. Satu pelajaran yang aku ambil dari sini, kita punya ilmu, dengan ilmu kita bisa menciptakan segala hal, tapi satu Sepandai apapun, secanggih apapun, kita tidak akan pernah bisa merubah takdir Tuhan. Segala Kuasa hanya di Tangan Allah.
Cerita di film inipun berlanjut, dia berhenti, dan akhirnya Alex sadar dia tidak bisa hidup selamanya dengan celin. Akhirnya di berhenti ke masa lalu tapi ke masa depan untuk menanyakan hal itu kepada yang lebih ahli. Entahlah, mungkin karna Alex orang Atheis, jadi dia tidak mengenal Tuhan. Dia bertanya dan bertanya, tak ada yang bisa menjawab, hingga dia pergi terlalu jauh kemasa depan, Hal yang aku suka disini adalah setting tempat yang benar-benar maju, ya manusia mulai membangun hotel di bulan dan menempatinya. lambat laun ternyata itu mengganggu ekosistem alam. dan akhirnya bulan bergerak keluar dari garis edarnya , bergerak tak beraturan dan bertabrakan dengan bumi. ku kira itu kiamat. Alex berhasil menyelamatkan dirinya, dan pingsan di dalam mesin maktu, Oke sementara waktu terus berjalan kedepan. Setting yang unik, semua terlihat science. bumi kembali seperti waktu pertama kali melepaskan diri dari matahari, panas, lalu dingin, lalu penuh dengan pasir, akhirnya mulai tumbuh tumbuh-tumbuhan kecil, hewan kecil dan tumbuhan besar. Oke disini Alex mulai tersadar, dan orang pun kembali seperti dulu, berpakaian seperti zaman dahulu, bedanya mereka tahu mereka bukan bagian dari orang-orang zaman purba tapi orang-orang zaman modern, (saking modernnya jadi kayak purba,.lol,..??!!) karna sang bulan dilangit tinggal sebongkah dan beberapa runtuh-runtuhannya yang masih di sekelilingnya.Tergantung dilangit dan bersinar diantara kegelapan malam, Sebuah pemandangan alam yang menakjubkan.
Kamis, 24 Januari 2013
Kaos SKUT
Planning hari ini sebenernya mau jalan keluar, skalian nyari baju, tapi mentari yang semula bersinar cerah, mengumpat dibalik tebalnya awan hitam, disusul dengan rintik hujan, yang makin lama makin deras, Oke rencana gagal, enggak tau mau ngapain, sampai aku akhirnya nemuin kaos SKUT.ku, sebenernya udah lama aku punya , mungkin udah sekitar 2 tahun lalu, hadiah dari Skylar picture, dalam lomba bwat puisi. Oke daripada bingung mau ngapain, mending ngexis dulu bareng ni kaos.
Tips Cara BerMake up Muslimah
- Oleskan lipstick kejujuran, niscaya akan semakin manis dipandang dan banyak yg suka akan tutur katanya
- Gunakan pemerah pipi dengan kosmetik yang terbuat dari rasa malu berbuat salah yang diperoleh dari sal
on iman & taqwa
- Pakailah sabun istighfar yang akan menghilangkan noda-noda dosa dan kesalahan yang telah dilakukan
- Rawatlah rambut dengan jilbab iman dan di keramas dengan shampo ketakwaan
- Hiasilah kedua tangan dengan gelang dermawan
- Bedakilah wajah dengan air wudhu niscaya wajah akan terlihat bercahaya diakhirat kelak
- Pakai kerudung tawadhu sehingga terlihat anggun dan sangat dihormati dihadapan manusia.
jika para muslimah bermake up seperti ini Insya Allah kamu akan terlihat cantik luar dalam
Langganan:
Postingan (Atom)







